Berita

AS dan Israel Sepakati Solusi untuk Masalah 200 Anggota Hamas yang Terjebak di Wilayah Rafah

AS dan Israel Sepakati Solusi untuk Masalah 200 Anggota Hamas yang Terjebak di Wilayah Rafah

(VOVWORLD) - Kantor berita Israel, Ynet, pada Selasa malam (11 November), memberitakan bahwa Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, dan utusan khusus Amerika Serikat (AS), Jared Kushner, pada hari yang sama telah mencapai kesepakatan mengenai solusi untuk 200 anggota Gerakan Hamas yang terjebak di kota Rafah, di bagian selatan Jalur Gaza.

Menurut berita tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengizinkan para pembangkang Hamas tersebut meninggalkan Jalur Gaza dengan aman dan pindah ke negara ketiga.

Sebelumnya, Kanal 12 Israel juga memberitakan bahwa Israel telah mengusulkan untuk mengizinkan para anggota Hamas di Rafah meninggalkan wilayah tersebut, dengan syarat mereka harus meletakkan senjata, menyerah, dan berkomitmen untuk meninggalkan semua aktivitas teror. Sumber berita tersebut melaporkan bahwa usulan ini dikeluarkan setelah Utusan Khusus AS, Jared Kushner, tiba di Israel pada Selasa (11 November) untuk mendesak para pejabat Israel segera menyelesaikan masalah para anggota Hamas yang terjebak di Rafah. Kushner menekankan kepada pihak Israel bahwa masalah 200 anggota Gerakan Hamas di Rafah tidak boleh menghambat kesepakatan yang lebih besar terkait Gaza, yaitu perlucutan senjata dari sekitar 20.000 anggota Hamas yang masih beroperasi di bagian lain dari Jalur Gaza.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.