Berita

Budaya Vietnam Meninggalkan Jejak pada Pawai Perayaan Tahun Baru Imlek Terbesar di Prancis

Budaya Vietnam Meninggalkan Jejak pada Pawai Perayaan Tahun Baru Imlek Terbesar di Prancis

(VOVWORLD) - Pada Minggu (1 Maret, yaitu tanggal 13 bulan pertama kalender Imlek), ratusan ribu warga dan wisatawan memadati Distrik 13, Ibu Kota Paris, untuk menghadiri pawai perayaan Tahun Baru Imlek 2026 – acara budaya komunitas terbesar dari negara-negara Asia di Prancis. Diselenggarakan setiap tahun sejak 1989, pawai di Distrik 13 telah menjadi agenda awal musim semi yang akrab dan dinantikan oleh masyarakat Ibu kota Paris.

Selain rombongan-rombongan seni dari berbagai komunitas Asia, kelompok seniman Antilles - Guyane juga turut hadir dengan tarian-tarian Karibia yang semarak, memanifestasikan semangat keterbukaan dan penghormatan terhadap keberagaman budaya Prancis. Akulturasi tersebut menciptakan wajah khas bagi sebuah festival yang tidak hanya bermakna tradisional, tetapi juga menjadi simbol kehidupan multikultural di Paris.

Dalam perayaan tersebut, delegasi Vietnam terus meninggalkan jejak yang kuat. Pertunjukan seni bela diri tradisional, pagelaran Áo dài (baju panjang tradisional Vietnam), serta tarian rakyat Vietnam menarik perhatian dan sambutan meriah dari banyak penonton. Hal ini sekaligus menegaskan posisi budaya Vietnam yang semakin nyata dalam kehidupan multikultural di Prancis.

Kehadiran resmi delegasi Vietnam tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan identitas budaya nasional, tetapi juga membantu masyarakat Prancis mendapat pemahaman yang lebih mendalam tentang perayaan Tahun Baru tradisional di berbagai negara Asia, termasuk Vietnam. Meskipun setiap negara memiliki adat istiadatnya sendiri, tetapi semuanya memiliki nilai-nilai yang sama tentang keluarga, kebersamaan, dan awal yang baru.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.