Berita

Hamas Hentikan Perundingan tentang Pertukaran Tahanan dengan Israel

Hamas Hentikan Perundingan tentang Pertukaran Tahanan dengan Israel

(VOVWORLD) - Gerakan Islam Hamas, pada hari Minggu (14 September), mengonfirmasi telah menghentikan proses perundingan tentang pertukaran tahanan dan sandera dengan Israel, setelah menuduh Israel melakukan serangan udara terhadap delegasi perundingan pasukan ini di Doha, Ibu kota Qatar, pada pekan lalu.

Pejabat senior Hamas, Tahir al-Nono, menuduh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menghalangi upaya-upaya menuju ke kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan. Hamas memperingatkan bahwa peningkatan serangan Israel terhadap bangunan-bangunan sipil di Jalur Gaza bisa membahayakan para sandera Israel yang sedang ditahan di sana.

Prajurit Israel ikut serta dalam operasi militer di Jalur Gaza.
(Foto: Xinhua/VNA)

Pada hari yang sama, Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan kepada komunitas internasional untuk memberikan sanksi terhadap Israel. Dalam pidato menjelang konferensi darurat para pemimpin Arab dan Islam yang diselenggarakan oleh Qatar, setelah serangan udara Israel yang menyasar pada para pemimpin Hamas di Ibu kota Doha, Perdana Menteri Al Thani menegaskan bahwa tindakan Israel tidak akan bisa menghentikan Qatar dalam melanjutkan upaya-upaya bersama dengan Mesir dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.