Berita

Hampir 900 Juta Orang Miskin Hadapi Risiko Akibat Perubahan Iklim

Hampir 900 Juta Orang Miskin Hadapi Risiko Akibat Perubahan Iklim

(VOVWORLD) - Pada Jumat (17 Oktober), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan peringatan bahwa hampir 80% populasi termiskin di dunia, atau setara dengan sekitar 900 juta orang, secara langsung menghadapi berbagai ancaman terkait perubahan iklim akibat pemanasan global. Selain itu, kelompok ini juga harus menghadapi “dampak ganda” akibat ketidaksetaraan yang mendalam.

Ilustrasi (Foto: REUTERS/Bruno Kelly)

Laporan tahunan yang dirilis oleh Program Pembangunan PBB (UNDP) bekerja sama dengan Inisiatif Pembangunan Manusia dan Pengentasan Kemiskinan Oxford menunjukkan bahwa sekitar 1,1 miliar orang, setara dengan 18% dari 6,3 miliar penduduk di 109 negara dan wilayah yang dianalisis, “hidup dalam kemiskinan multidimensi yang parah”. Angka ini dihitung berdasarkan berbagai faktor seperti tingkat kematian bayi, akses terhadap perumahan, sistem sanitasi, listrik, dan pendidikan. 

Para pakar memperingatkan bahwa dengan meningkatnya suhu bumi  secara cepat, situasi ini bisa menjadi semakin buruk. Oleh karena itu, negara-negara termiskin di dunia saat ini berisiko paling tinggi terdampak oleh peningkatan suhu. Laporan tersebut menekankan: “Untuk mengatasi risiko yang saling tumpang tindih ini, diperlukan pendekatan yang mengutamakan baik manusia maupun planet.  Yang terpenting adalah beralih dari kesadaran menuju tindakan secara cepat”.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.