Berita

Irak Hanya Lucuti Kelompok Bersenjata Ketika AS Menarik Serdadunya

Irak Hanya Lucuti Kelompok Bersenjata Ketika AS Menarik Serdadunya

(VOVWORLD) - Perdana Menteri (PM) Irak, Mohamed Shia Al-Sudani, pada 3 November menyatakan negara ini berkomitmen menempatkan seluruh senjata di bawah kendali Pemerintah, tetapi hal itu akan tidak efektif apabila aliansi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) tetap berada di negara ini yang dianggap oleh berbagai faksi Irak sebagai pasukan pendudukan.

Mohamed Shia Al-Sudiani memberitahukan pemerintah sedang melaksanakan recana untuk menarik aliansi multi-nasional anti-terorisme yang dipimpin AS ke luar Irak.

Pada awal Oktober, Kementerian Pertahanan AS mengkonfirmasikan mulai mengurangi keberadaan pasukan militer di Irak, sesuai dengan satu kesepakatan keamanan yang dicapai dengan Pemerintah Irak pada September tahun 2024. Proses ini diangap sebagai sebagian proses pemindahan dari operasi anti-terorisme menuju hubungan kemitraan keamanan yang berjangka panjang dengan Irak. PM Irak juga menegaskan upaya pelucutan semua faksi bersenjata non-negara sekaligus menekankan bahwa semua faksi bisa berpartispasi pada kekuatan bersenjata nasionalatau berpartisipasi pada politik dengan cara mengerahkan senjata mereka.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.