Israel Bertekad Lucuti Senjata Hamas dan Demiliterisasi Jalur Gaza
Israel Bertekad Lucuti Senjata Hamas dan Demiliterisasi Jalur Gaza
Minggu, 15:29, 19/10/2025
VOV5
(VOVWORLD) - Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (18 Oktober), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menunjukkan bahwa perang di Gaza akan berakhir dengan baik ketika pasal-pasal dalam kesepakatan gencatan senjata dilaksanakan, termasuk pengembalian semua sandera, perlucutan senjata Hamas, dan demiliterisasi Jalur Gaza sepenuhnya.
Netanyahu menekankan pandangan tegas Israel bahwa kesepakatan tersebut harus dipatuhi sepenuhnya, dan memperingatkan bahwa Hamas akan menghadapi "jalan yang sulit" jika menolak perlucutan senjata.
Sebelumnya, Kantor Perdana Menteri Israel juga mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa koridor perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Semenanjung Sinai dari Mesir tidak akan dibuka kembali sebelum Hamas menyelesaikan kewajibannya untuk mengembalikan sandera sesuai dengan komitmne dalam kesepakatan gencatan senjata.
Terkait pengembalian sandera, media Israel melaporkan bahwa Palang Merah Internasional, pada Sabtu malam (18 Oktober), telah menerima dua jenazah lagi yang dianggap sebagai sandera Israel. Sebelumnya, kalangan otoritas Israel mengumumkan bahwa Hamas hanya menyerahkan 10 dari 28 sandera yang tewas di Jalur Gaza, menuduh kelompok bersenjata Palestina tersebut sengaja menunda pengembalian sandera dan melanggar komitmen gencatan senjata.