Berita

Israel Pertimbangkan Penggabungan Tepi Barat

Israel Pertimbangkan Penggabungan Tepi Barat

(VOVWORLD) - Pemerintah Israel sedang mempertimbangkan penggabungan Tepi Barat, dan isu ini menjadi topik pembahasan dalam rapat kabinet keamanan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tanggal 31 Agustus di Ibu kota Tel Aviv.

Saat ini, masih belum jelas apakah rencana penggabungan akan diterapkan di zona-zona pemukiman Israel, atau wilayah-wilayah tertentu di Tepi Barat, atau langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah Israel.

Kantor Perdana Menteri Israel belum memberikan komentar apakah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendukung rencana penggabungan tersebut atau tidak.
Sementara itu, para anggota sayap kanan ekstrem dalam koalisi pemerintah Perdana Menteri Netanyahu menyerukan pemerintah supaya melakukan penggabungan Tepi Barat, sebagai respons terhadap pernyataan Prancis, Inggris, Australia, dan Kanada yang mengakui Negara Palestina dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diselenggarakan pada bulan ini. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sebagian besar komunitas internasional menganggap pendudukan wilayah Palestina oleh Israel, termasuk Tepi Barat, serta pembangunan zona-zona pemukiman di sana sebagai tindakan ilegal.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.