Berita

Kamboja Mengirim Surat ke Mahkamah Internasional untuk Mencari Solusi atas Sengketa Perbatasan dengan Thailand

Kamboja Mengirim Surat ke Mahkamah Internasional untuk Mencari Solusi atas Sengketa Perbatasan dengan Thailand

(VOVWORLD) - Pada Minggu pagi (15 Juni), Perdana Menteri (PM) Kamboja, Hun Manet, memberitahukan bahwa Pemerintah negara ini telah mengirimkan nota kepada Mahkamah Internasional (ICJ) untuk meminta lembaga tersebut supaya membantu mencari solusi atas masalah perbatasan dengan Thailand.

Konkretnya, nota dari Pemerintah Kamboja meminta Mahkamah Internasional supaya meninjau sengketa di empat wilayah perbatasan bersama antara Kamboja dan Thailand, yaitu di candi-candi Ta Moan Thom, Ta Moan Tauch, Ta Krabei, dan Segitiga Zamrud Chong Bok/Mom Bei – tempat terjadinya bentrokan terbaru pada tanggal 28 Mei antara tentara kedua negara.

Menteri Luar Negeri Kamboja. (Foto: Wartawan VOV - Phnom Penh)

Pengumuman dari PM Hun Manet juga menyebutkan bahwa tanggal 15 Juni tahun ini menandai genap 63 tahun sejak Mahkamah Internasional mengeluarkan vonis tanggal pada 15 Juni 1962 yang mengakui kedaulatan Kamboja atas candi Preah Vihear. PM Hun Manet menekankan bahwa setelah 63 tahun, semangat dan kebijakan Kamboja tetap adalah menyelesaikan masalah secara damai sesuai hukum internasional.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.