Berita

Ketegangan Hamas-Israel: AS Menuntut Pasukan Pemeliharaan Perdamaian Internasional di Gaza

Ketegangan Hamas-Israel: AS Menuntut Pasukan Pemeliharaan Perdamaian Internasional di Gaza

(VOVWORLD) -Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menekankan pada Sabtu (24 Oktober) bahwa jika pasukan pemeliharaan perdamaian internasional dikerahkan di Jalur Gaza seperti yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, komposisi pasukan ini harus berasal dari negara-negara yang disetujui Israel.

Berbicara dalam konferensi pers di kota Kiryat Gat (Israel), Rubio menekankan bahwa masa depan struktur pemerintahan di Gaza masih dibahas oleh Israel dan mitra internasional, tetapi sudah pasti tidak akan ada tempat bagi Gerakan Islam Hamas. Ia menambahkan bahwa peran Otoritas Palestina (PA) belum ditentukan, dan menegaskan bahwa Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi, karena "UNRWA adalah badan yang bergantung pada Hamas".

Sementara itu, media Israel melaporkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sedang mempertimbangkan untuk menarik sebagian pasukannya dari Tepi Barat setelah perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas berlaku. Pejabat militer Israel mengatakan ini adalah bagian dari rencana untuk secara bertahap mentransfer tanggung jawab keamanan kepada pasukan lokal, setelah dua tahun peningkatan kehadiran sejak serangan 7 Oktober 2023.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.