Berita

Konferensi Menlu ASEAN Mengimbau Penguatan Konektivitas

Konferensi Menlu ASEAN Mengimbau Penguatan Konektivitas

(VOVWORLD) - Pada upacara pembukaan Konferensi Menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN (AMM) ke-58 pada Rabu pagi (9 Juli), di Kuala Lumpur, Malaysia, Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim menekankan bahwa para Menlu dan Ekonomi di kawasan perlu berkoordinasi secara erat, karena hanya dengan bertindak bersama-sama, ASEAN baru bisa menerjemahkan semangat solidaritas menjadi hasil-hasil yang konkret dan praktis bagi kawasan.

PM Malaysia (keenam dari kiri) berfoto bersama dengan para Menlu ASEAN, Timor Leste, dan Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn pada upacara pembukaan AMM-58. Foto: VNA
 

"Tarif, pembatasan ekspor, dan hambatan-hambatan investasi kini telah menjadi instrumen yang tajam dari persaingan geopolitik. ASEAN harus menghadapi kenyataan ini dengan jelas dan percaya untuk bersama-sama bertindak dengan visi yang jauh. Kohesi kita tidak boleh berhenti dengan pernyataan-pernyataan, tapi harus dibina dalam lembaga, strategi, dan keputusan ekonomi kita".

PM Malaysia juga menekankan prioritas-prioritas kerja sama yang praktis seperti konektivitas, ketahanan pangan, transformasi digital, pendidikan, kesehatan publik dan iklim, bersamaan dengan itu menegaskan bahwa semua upaya ASEAN harus memberikan kepentingan yang konkret bagi masyarakat di kawasan.

Konferensi Menlu ASEAN (AMM) tahun ini menghimpun sekitar 1.500 utusan asal negara-negara ASEAN, Timor Leste, para Mitra Dialog dan Forum Kawasan ASEAN (ARF), dengan total 24 sidang tingkat Menteri yang berlangsung dari tgl 8 sampai 11 Juli.

         

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.