Berita

Konflik Gaza: Banyak Negara Memperhebat Pengangkutan Barang Bantuan melalui Udara untuk Masyarakat Palestina

Konflik Gaza: Banyak Negara Memperhebat Pengangkutan Barang Bantuan melalui Udara untuk Masyarakat Palestina

(VOVWORLD) - Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, pada Jumat (1 Agustus), memberitahukan bahwa negaranya telah mengerahkan empat penerbangan yang membawa total 40 ton barang bantuan kemanusiaan dari Yordania ke Jalur Gaza, wilayah yang sedang mengalami kelaparan parah.

Barang bantuan dijatuhkan dari pesawat ke Jalur Gaza pada 27 Juli 2025. Foto: Xinhua/VNA

Sebelumnya, pada hari yang sama, Inggris mengumumkan telah melaksanakan gelombang penjatuhan barang bantuan kemanusiaan pertama ke Jalur Gaza. Kanselir Jerman, Friedrich Merz juga memberitahukan bahwa dua pesawat angkut Jerman sedang dalam perjalanan ke Yordania dan dapat mulai menjatuhkan barang bantuan mulai akhir pekan ini, atau bahkan lebih awal.

Dalam beberapa hari terakhir, entitas-entitas pertolongan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah memperingatkan akan meluasnya "kelaparan parah" di antara lebih dari 2 juta orang yang tinggal di Jalur Gaza. Program Pangan Dunia (WFP), Dana Anak-Anak PBB (UNICEF), dan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyatakan bahwa Gaza berada di ambang "kelaparan besar-besaran" dan menyerukan upaya mendesak untuk meningkatkan bantuan pangan berskala besar untuk Gaza.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.