Berita

Konflik Hamas-Israel: Israel Kirim Delegasi Negosiasi ke Qatar

Konflik Hamas-Israel: Israel Kirim Delegasi Negosiasi ke Qatar

(VOVWORLD) - Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, pada Sabtu (5 Juli) mengumumkan bahwa sebuah delegasi akan dikirim ke Qatar pada hari Minggu (6 Juli) untuk melakukan negosiasi dengan Gerakan Islam Hamas mengenai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Orang-orang ikut serta dalam demonstransi yang menuntut pembebasan semua sandera yang disandera selama serangan Hamas di Israel pada 7 Oktober 2023, di Tel Aviv, Israel, 3 Juli 2025. (Foto: REUTERS/Shir Torem)

Menurut pernyataan dari Kantor PM Israel, keputusan ini diambil berdasarkan penilaian situasi saat ini dengan tujuan mendorong proses pertukaran sandera dan mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza berdasarkan usulan Qatar. Di antaranya, Hamas akan membebaskan 10 sandera Israel yang masih hidup dan menyerahkan 18 jenazah sandera sebagai imbalan atas gencatan senjata selama 60 hari. Sementara itu, Israel akan membebaskan 1.000 tahanan Palestina beserta 1.111 orang lain di Gaza yang ditangkap setelah 7 Oktober 2023. Selain itu, selama masa gencatan senjata, kedua belah pihak akan melanjutkan negosiasi untuk menghentikan sama sekali perang.

Sementara itu, ribuan warga Israel turun ke jalan di Lapangan Sandera (Hostages Square) di Tel Aviv pada Sabtu malam (5 Juli) untuk menuntut pemerintah segera mencapai kesepakatan penyelamatan seluruh sandera dengan Hamas.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.