Berita

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Hilang di Sri Lanka Akibat Badai Ditwah

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Hilang di Sri Lanka Akibat Badai Ditwah

(VOVWORLD) - Hingga 28 November ini, setidaknya 69 orang tewas dan 34 orang lainnya hilang di Sri Lanka akibat Badai Ditwah.

Pada hari yang sama, Presiden Sri Lanka, Anura Kumara Dissanayake mengeluarkan dekrit khusus yang menetapkan beberapa sektor utama sebagai layanan esensial, di tengah bencana alam dan banjir tersebut yang melanda negara tersebut. Sektor-sektor ditetapkan sebagai esensial meliputi pasokan listrik, distribusi produk minyak bumi dan bahan bakar (termasuk gas bakar), layanan kesehatan, pasokan air, dan transportasi umum. Kementerian Kesehatan dan Komunikasi Massa Sri Lanka juga telah mengumumkan keadaan darurat kesehatan selama seminggu dari 28 November hingga 4 Desember untuk memastikan agar layanan kesehatan tetap berjalan.

Pada 28 November, India memulai Kampanye Sagar Bandhu untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana kepada negara kepulauan tetangga tersebut. Kapal -kapal angkatan laut India, INS Vikrant dan INS Udaygiri, telah menyerahkan bantuan kemanusiaan di Ibu kota Kolombo.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.