Berita

Negara-Negara Arab dan Muslim Curigai Israel Usir Warga Palestina dari Jalur Gaza melalui Perbatasan Rafah

Negara-Negara Arab dan Muslim Curigai Israel Usir Warga Palestina dari Jalur Gaza melalui Perbatasan Rafah

(VOVWORLD) - Para diplomat utama dari delapan negara Arab dan Muslim menganggap bahwa pernyataan sepihak Israel untuk membuka kembali koridor perbatasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Semenanjung Shinai (Mesir) bermaksud untuk mengusir warga Palestina dari wilayah tersebut.

Warga Palestina berlindung dari hujan di samping reruntuhan bangunan di Kota Gaza, 25 November 2025. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Jumat (5 Desember), Menteri Luar Negeri (Menlu) dari delapan negara Arab dan Muslim, termasuk Mesir, Qatar, Turki, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Indonesia dan Pakistan, menyatakan keprihatinan atas pengumuman Israel untuk membuka kembali satu arah koridor perbatasan Rafah di Jalur Gaza Selatan. Mereka menganggap bahwa tujuan tindakan itu adalah untuk mengusir warga Palestina dari Jalur Gaza.

Pernyataan delapan Menlu tersebut dirilis dua hari setelah Israel mengumumkan akan segera membuka kembali satu arah koridor perbatasan Rafah, agar warga Palestina bisa memasuki wilayah Mesir. Namun, pada 4 Desember, Mesir membantah informasi bahwa negara ini berkoordinasi dengan Israel dalam pengoperasian kembali koridor perbatasan Rafah.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.