Berita

Negara-Negara Arab dan Muslim Imbau AS untuk Berikan Visa kepada Pejabat Palestina

Negara-Negara Arab dan Muslim Imbau AS untuk Berikan Visa kepada Pejabat Palestina

(VOVWORLD) - Komite tingkat Menteri negara Arab dan Muslim tentang Gaza, pada Sabtu (30/08), telah mengimbau Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk "mempelajari kembali dan membatalkan" keputusannya untuk tidak memberikan visa kepada delegasi Palestina peserta Persidangan ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB) yang berlangsung pada bulan September.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Foto: REUTERS

Komite tersebut menekankan bahwa tindakan ini bertentangan dengan kewajiban-kewajiban menurut Kesepakatan Markas Besar PBB, yang menjamin hak Palestina sebagai pengamat tetap PBB.

Pernyataan tersebut dikeluarkan dalam konteks pada tgl 29 Agustus, Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan akan menolak pemberian visa kepada para anggota Pemerintahan Palestina (PA) dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk menghadiri Persidangan MU PBB. Pihak AS menganggap bahwa PLO dan PA telah tidak memenuhi komitmen dan melemahkan prospek perdamaian. 

Setelah pengumuman AS, beberapa menteri luar negeri Eropa yang menghadiri sidang Uni Eropa di Kopenhagen, Denmark, juga mencela keputusan tersebut. Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot menegaskan bahwa MU PBB "tidak bisa dibatasi aksesnya". Sementara itu, Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengumumkan bahwa organisasi tersebut akan membahas masalah visa dari delegasi Palestina dengan Kementerian Luar Negeri AS. 

Rencananya, Persidangan ke-80 MU PBB akan berlangsung di New York (AS). Prancis dan banyak negara lain berencana akan mengakui Negara Palestina pada acara penting ini.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.