Berita

Pertemuan Perwira Tentara Muda Perbatasan Vietnam – Kamboja 2025

Pertemuan Perwira Tentara Muda Perbatasan Vietnam – Kamboja 2025

(VOVWORLD) - Dalam rangka Pertemuan Persahabatan Pertahanan Perbatasan Vietnam – Kamboja yang ke-2, pada Rabu malam (12 November), di Provinsi Tay Ninh, Kementerian Pertahanan Vietnam kedua negara berkoordinasi menyelenggarakan program “Pertemuan Perwira Muda Perbatasan Vietnam-Kamboja 2025” dan simposium dengan tema: “Memupuk Tradisi, Menegakkan Masa Depan”.

Acara tersebut dipimpin bersama oleh Brigadir Jenderal Vu Quoc An, Wakil Komisaris Politik Tentara Penjaga Perbatasan Vietnam dan Mayor Jenderal Tien Sophonrnvong, Wakil Kepala Staf sekaligus Kepala Direktorat Penjaga Perbatasan Kerajaan Kamboja.

Program “Pertemuan Perwira Muda Perbatasan Vietnam-Kamboja 2025” dan simposium dengan tema: “Memupuk Tradisi, Menegakkan Masa Depan”.  (Foto: VOV)

Pertemuan tersebut merupakan kesempatan bagi generasi perwira muda kedua negara untuk meneruskan tradisi solidaritas, keterkaitan dan semangat saling membantu dalam menjaga keamanan, stabilitas dan pembangunan wilayah perbatasan.  Kapten Vo Minh Hung, Kepala Pos Penjaga Perbatasan Phuoc Vinh, Batalyon Penjaga Perbatasan Vam Trang Trau, Provinsi Tay Ninh, berbagi kesan:

“Saya merasa terhormat dan bangga untuk mewakili para perwira tentara muda Vietnam iktu serta dalam acara silaturahmi dengan rekan-rekan perwira tentara muda dari Kamboja. Ini adalah kesempatan berharga bagi kami untuk saling bertukar pengalaman dan belajar pemahaman satu sama lain. Melalui kegiatan ini, solidaritas antara tentara dan rakyat kedua negara semakin erat, berkontribusi pada kerja sama yang lebih efektif dalam mengelola serta menjaga perbatasan, sekaligus membangun kehidupan yang damai, makmur, dan bahagia bagi masyarakat kedua negara”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan pengertian satu sama lain antara perwira tentara muda kedua negara (Foto: VOV) H

Selain kegiatan pertemuan, berbagai aktivitas bermakna juga diselenggarakan, seperti penanaman taman persahabatan pemuda, menyosialisasikan hukum kepada warga di wilayah perbatasan, dan memberikan beasiswa bagi 60 pelajar yang mengalami kesulitan.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.