Berita

PM Malaysia Lakukan Pembicaraan Telepon dengan Pemimpin Thailand dan Kamboja tentang Perbatasan

PM Malaysia Lakukan Pembicaraan Telepon dengan Pemimpin Thailand dan Kamboja tentang Perbatasan

(VOVWORLD) - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, pada 13 November memberitahukan bahwa dia telah melakukan pembicaraan telepon dengan PM Thailand, Anutin Charnvirakul dan PM Kamboja, Hun Manet untuk membahas berbagai upaya perdamaian setelah krisis yang terjadi di kawasan perbatasan antara kedua negara baru-baru ini.

Dalam semua pembicaraan telepon, kedua pihak berkomitmen mengusahakan solusi damai, sesuai dengan pemahaman bersama yang telah dicapai dalam Pernyataan mengenai peta jalan perdamaian yang ditandatangani pada akhir Oktober 2025 di Malaysia.

PM Malaysia menegaskan keinginan bahwa persahabatan dan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja terus  diperkokoh sesuai dengan isi Pernyataan tentang peta jalan damai. Malaysia akan terus bersedia memainkan penanan sebagai mediator yang membantu dan turut mendorong peta jalan ke perdamaian. Pemimpin Malaysia berharap agar kedua negara akan terus memanifestasikan tekad dalam memulihkan stabilitas di kawasan perbatasan demi keselamatan warga kedua negara serta perdamaian yang berkelanjutan di kawasan.

Dalam stau perkembangan terkait, pada 13 November, Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan memberitahukan bahwa Malaysia bersedia menyelenggarakan dialog antara Thailand dan Kamboja di Malaysia untuk turut menjaga kesepakatan gencatan senjata antara kedua negara. Menlu Malaysia menegaskan dukungan dan kerja sama dari Thailand dan Kamboja atas semua upaya negara ini.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.