Berita

Rusia Berkomitmen Akan Memberikan Tanggapan atas Pembatasan Mobilitas Diplomat Moskow oleh Uni Eropa

Rusia Berkomitmen Akan Memberikan Tanggapan atas Pembatasan Mobilitas Diplomat Moskow oleh Uni Eropa

(VOVWORLD) - Pada Selasa (7 Oktober), Rusia menegaskan akan memberikan tanggapan tegas terhadap rencana Uni Eropa yang membatasi mobilitas para diplomat Rusia, mengkritik Eropa karena “menghidupkan kembali kemampuan membangun tembok pemisah baru”.

Reaksi Moskow diambil segera setelah pemerintah negara-negara Uni Eropa sepakat memperketat ketentuan mobilitas para diplomat Rusia, di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait aktivitas mata-mata dan sabotase yang didukung Rusia.

Sekretaris Pers Presiden Rusia dan Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov. (Foto: IRNA/VNA)

Menurut kebijakan baru, para diplomat Rusia yang dikirim ke suatu negara anggota Uni Eropa harus memberitahukan kepada pemerintah negara-negara lain sebelum melakukan perjalanan keluar dari wilayah negara tempat mereka bertugas. Ketentuan ini memungkinkan pemerintah negara-negara anggota untuk menolak izin masuk bagi para diplomat tersebut. Langkah ini dicanangkan oleh Republik Ceko dan termasuk dalam paket sanksi baru dari Brussels sebagai balasan atas operasi militer khusus yang dilakukan Rusia di Ukraina.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.