Berita

Rusia Membuka Kemungkinan Memperpanjang Traktak Nuklir New START

Rusia Membuka Kemungkinan Memperpanjang Traktak Nuklir New START

(VOVWORLD) - Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada tgl 22 September menegaskan bahwa Rusia bersedia terus menaati semua pembatasan utama dari Traktat Pemangkasan Senjata Serangan Strategis (New START) selama satu tahun setelah traktat tersebut habis waktu pada bulan Februari tahun depan dengan syarat Amerika Serikat mengeluarkan gerak-gerik yang sama.

Dia menekankan bahwa penghapusan sepenuhnya warisan New START akan menjadi langkah yang salah, berpengaruh negatif terhadap Traktat Non-proliferasi Senjata Nuklir. 

Menurut pemimpin Rusia, gagasan ini bisa menciptakan syarat untuk mendorong dialog strategis dengan AS guna menuju ke satu kesepakatan pengantian, bersamaan itu turut mempertahankan keseimbangan deterensi global. Tetapi, dia juga meminta kepada badan-badan fungsional supaya mengawasi dengan erat kegiatan rudal strategis AS dan secara khusus menaruh perhatian pada rencana-rencana penggelaran sistem defensif rudal di angkasa. 

Presiden Putin menegaskan bahwa Rusia percaya pada kepercayaan dari pasukan-pasukan deterensi, tidak berupaya mendorong lomba bersenjata dan memprioritaskan langkah politik dan diplomatik untuk menjaga perdamaian internasional, menegaskan Rusia dengan cukup kemampuan menghadapi semua ancaman yang sedang ada dan baru muncul.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.