Berita

Rusia Nyatakan Tidak Ubah Pendirian tentang Ukraina Menjelang Pertemuan Puncak dengan AS

Rusia Nyatakan Tidak Ubah Pendirian tentang Ukraina Menjelang Pertemuan Puncak dengan AS

(VOVWORLD) - Menjelang pertemuan puncak pertama antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang direncanakan berlangsung pada Jumat (15 Agustus) di Negara bagian Alaska (AS) untuk membahas konflik di Ukraina, pada Rabu (13 Agustus), Rusia menegaskan kembali pendirian yang tidak berubah tentang masalah ini, di antaranya Kiev harus menarik semua pasukan dari kawasan-kawasan utama dan melepaskan ambisinya untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Wakil Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexei Fadeev. Foto: Reuters

Pernyataan ini diulangi lagi oleh Wakil Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexei Fadeev, menurutnya pendirian yang diumumkan Presiden Vladimir Putin setahun yang lalu tidak berubah.

Sementara itu, kalangan otoritas AS sedang mempersiapkan pertemuan puncak mendatang di Alaska. Pada Rabu (13 Agustus), Presiden AS, Donald Trump telah melalukan pembicaraan telepon dengan para pemimpin Eropa dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky untuk membahas pendirian bersama. Dalam pernyataan setelah itu, Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Rusia akan menghadapi akibat yang serius jika tidak menerima satu kesepakatan gencatan senjata di Ukraina.

Terkait dengan hubungan AS-Rusia, Kementerian Keuangan AS, pada Rabu (13 Agustus), memberitahukan bahwa sanksi-sanksi terhadap bidang keuangan Rusia telah dilonggarkan hingga tgl 20 Agustus untuk memfasilitasi transaksi terkait dengan pertemuan di Alaska antara Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.