Berita

Rusia Protes Rekomendasi Revisi Rencana Perdamaian – Ukraina Serahkan Target untuk Bergabung dengan NATO

Rusia Protes Rekomendasi Revisi Rencana Perdamaian – Ukraina Serahkan Target untuk Bergabung dengan NATO

(VOVWORLD) - Rusia menyatakan akan menyampaikan protes keras jika rekomendasi yang diajukan Ukraina dan Uni Eropa dimasukkan ke dalam rencana perdamaian untuk menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung.

Ketika berbicara di depan kalangan pers pada Minggu (14 Desember), Asisten Presiden Rusia, Yuri Ushakov, memberitahukan bahwa saat ini Rusia belum bisa menerima rekomendasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Rusia tidak akan menerima revisi apapun yang bertentangan dengan pendirian yang telah berulang kali disampaikan. Ia juga menegaskan pandangannya bahwa prospek Ukraina untuk menjadi anggota Pakta Pertahanan Atantik Utara (NATO) “tidak dapat terjadi”.

Sementara itu, pada hari yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memberitahukan bahwa Ukraina telah menyerahkan targetnya untuk bergabung dengan NATO sebagai imbalan atas jaminan keamanan dari negara-negara Barat. Ia memandang bahwa langkah ini sebagai bentuk kompromi untuk mengakhiri konflik dengan Rusia. Tindakan tersebut juga memenuhi salah satu tuntutan Rusia, meskipun Kiev memberitahukan tetap konsisten dengan pendiriannya terkait isu-isu lain dalam proses perdamaian.

Dalam perkembangan terkait, pada Minggu (14 Desember), perundingan antara delegasi Amerika Serikat dan Ukraina untuk membahas opsi-opsi penyelesaian konflik Rusia-Ukraina terus berlangsung di Berlin, Ibu kota Jerman. Rekomendasi konkret saat ini belum diumumkan, sementara Eropa dan Ukraina terus berkonsultasi tentang isi rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.