Berita

Rusia Tegaskan Prinsip “Keamanan Tidak Bisa Terpisah” dalam Isu Ukraina

Rusia Tegaskan Prinsip “Keamanan Tidak Bisa Terpisah” dalam Isu Ukraina

(VOVWORLD) - Pada Minggu (24 Agustus), ketika berbicara di kanal NBC, Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergey Lavrov menekankan bahwa Rusia konsisten dengan prinsip "keamanan tidak bisa terpisah", menurut itu tidak ada negara yang bisa memperkokoh keamanannya dengan merugikan keamanan negara lain.

 
Menlu Sergey Lavrov. Foto: Xinhua/VNA

Dia memberitahukan bahwa beberapa media Barat telah mengakui hal ini. Menurut itu, dialog-dialog antara Amerika Serikat dan Rusia mengenai jaminan keamanan untuk Ukraina telah mengalami hambatan. Sebab-musababnya ialah Rusia dengan gigih meminta supaya memasukkan prinsip "keamanan tidak bisa terpisah" dalam kesepakatan. 

Menlu Sergey Lavrov menekankan bahwa prinsip tersebut telah diakui secara internasional pada konferensi-konferensi tingkat tinggi Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) di Istanbul pada tahun 1999 dan Astana pada tahun 2010. Sementara itu, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bertindak sebaliknya, menganggap keamanan sebagai instrumen untuk mengenakan pengaruh militer dan politik. Menlu Rusia menganggap bahwa ketika beberapa pihak menuduh Rusia "menghalangi perundingan", hal itu berarti bahwa mereka secara terbuka menginginkan keamanan menjadi "bisa terpisah", mengubah jaminan-jaminan untuk Ukraina menjadi instrumen anti-Rusia.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.