Berita

Tampil Memukau, Kontingen Vietnam Sabet 9 Medali Emas Lagi di SEA Games ke-33

Tampil Memukau, Kontingen Vietnam Sabet 9 Medali Emas Lagi di SEA Games ke-33

(VOVWORLD) - Hari Jumat (19 Desember), yang merupakan hari ke-10 pertandingan SEA Games ke-33, dianggap sebagat momen kunci bagi kontingen Vietnam dalam perebutan posisi klasemen medali. Sorotan utama hari ini tertuju pada cabang tinju, di mana para petinju Vietnam akan berlaga di enam partai final. Selain itu, cabang gulat gaya bebas putra juga memasuki empat final dengan peluang besar untuk meraih medali emas.

Timnas U22 Vietnam berhasil meraih kemenangan di final SEA Games ke-33, menegaskan kembali posisi sebagai tim nomor satu di Asia Tenggara. Foto: VOV

Sebelumnya pada Kamis (18 Desember), kontingen Vietnam meraih hasil yang mengesankan dengan 9 medali emas. Puncak prestasi hari itu adalah keberhasilan tim sepak bola putra U-22 Vietnam di laga final, di mana mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 3-2 setelah 120 menit bermain.

Selain sepak bola putra, hari Kamis juga menjadi momen yang tak terlupakan bagi tim futsal putri Vietnam. Mereka berhasil mencetak sejarah dengan mengalahkan Indonesia dengan skor 5-0 di final dan memenangkan medali emas pertama mereka di ajang SEA Games. Sementara itu, tim sepak takraw putra Vietnam turut memberikan kejutan dengan meraih medali emas di nomor beregu empat orang setelah menanti selama 22 tahun. Selain itu, tim gulat juga meninggalkan rekam jejak signifikan dengan memborong empat medali emas di nomor gulat gaya bebas putri di kelas 50kg, 62kg, 53kg, dan 57kg.

Medali emas lainnya bagi kontingen Vietnam pada hari yang sama diraih dari cabang olahraga: Trilomba di nomor dwilomba estafet beregu putra; lomba perahu naga 20 meter putri (10 peserta); dan anggar.

Dengan demikian, hingga Jumat pagi (19 Desember), kontingen Vietnam telah mengumpulkan 73 medali emas, 72 medali perak, dan 99 medali perunggu. Capaian ini membuat Vietnam kokoh di posisi ke-3 klasemen sementara medali, setelah Thailand dan Indonesia.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.