Berita

Tentara Prancis Tinggalkan Senegal, Hentikan Kehadiran Militer di Afrika Barat dan Tengah

Tentara Prancis Tinggalkan Senegal, Hentikan Kehadiran Militer di Afrika Barat dan Tengah

(VOVWORLD) - Tentara Prancis, pada Kamis (17 Juli), telah resmi menyerahkan pangkalan Geille bersama dengan satu pangkalan udara di dekatnya, kepada Pemerintah Senegal dalam sebuah upacara di Ibu kota Dakar.

Ini merupakan dua pangkalan militer Prancis terakhir di Senegal. Upacara ini menandai selesainya penarikan sekitar 350 prajurit Prancis dari negara Afrika Barat ini selama tiga bulan.

Upacara penyerahan pangkalan militer besar terakhir Prancis kepada Pemerintah Senegal. Foto: REUTERS/Anait Miridzhanian

Sebelumnya, tentara Prancis telah berada di Senegal sejak negara ini merebut kemerdekaan dari Prancis pada tahun 1960, sesuai dengan kesepakatan kerja sama militer antara dua negara. Pascal Ianni, Komandan pasukan-pasukan Prancis di Afrika, mengatakan bahwa ini merupakan sebagian dari keputusan Prancis untuk menghentikan kegiatan pangkalan-pangkalan militer tetapnya di Afrika Barat dan Tengah, dan merupakan tanggapan atas keinginan pemerintah Senegal untuk tidak menerima pasukan tetap asing di wilayahnya.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.