Berita

Thailand Menarik Tank dari Daerah Perbatasan dengan Kamboja

Thailand Menarik Tank dari Daerah Perbatasan dengan Kamboja

(VOVWORLD) - Jenderal Winthai Laithomya, Juru bicara Markas Besar Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand, pada Selasa (28 Oktober) menyatakan bahwa tentara Thailand telah menarik dua tank dari daerah perbatasan ke pangkalan militer di Provinsi Saraburi. Penarikan ini diawasi oleh perwakilan pertahanan Malaysia dan Filipina, yang merupakan bagian dari Kelompok Pengamat ASEAN (AOT).

Militer Thailand menarik tank dari daerah perbatasan dengan Kamboja, di bawah pengawasan Kelompok Pengamat ASEAN (AOT) (Sumber: Militer Thailand)

Juga pada hari yang sama, Menteri Pertahanan Thailand, Natthaphon Narkphanit menegaskan bahwa tentara Thailand dan Kamboja sedang berkoordinasi untuk melaksanakan rencana penarikan senjata berat. Rencana ini terdiri dari tiga tahap yang akan dijalankan selama enam minggu, di antaranya kedua pihak akan menarik senjata secara bersamaan dalam beberapa gelombang. Bersamaan dengan itu, tentara kedua negara juga bekerja sama dalam kegiatan pembersihan bom dan ranjau, yang direncanakan akan selesai pada akhir Desember 2025.

Dalam satu perkembangan terkait, Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, pada Selasa (28 Oktober), menyatakan bahwa Thailand akan memulangkan pasukan Kamboja yang ditahan sementara segera setelah tentara Thailand mengonfirmasikan bahwa semua prosedur siap dijalankan.

Sebelumnya, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-47, pada 26 Oktober, di Malaysia, Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet menandatangani Pernyataan Bersama mengenai peta jalan perdamaian.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.