Berita

UNESCO Akui Kepulauan Raja Ampat di Indonesia sebagai Cagar Biosfer

UNESCO Akui Kepulauan Raja Ampat di Indonesia sebagai Cagar Biosfer

(VOVWORLD) - Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) pada tanggal 27 September secara resmi mengakui Raja Ampat, kepulauan terkenal di Provinsi Papua Barat, Indonesia, sebagai Cagar Biosfer (satu wilayah dengan ekosistem unik dan dikelola dengan pendekatan berkelanjutan).

Dari 30 cagar biosfer baru yang diakui UNESCO, Raja Ampat dianggap sebagai ekosistem laut dengan keanekaragaman hayati tertinggi di Bumi.

Cagar Biosfer Raja Ampat mencakup wilayah seluas sekitar 135.000 km² dengan lebih dari 610 pulau, namun hanya 34 pulau yang berpenghuni. Terletak di jantungnya Segitiga Terumbu Karang, kawasan ini memiliki ekosistem terumbu karang terkaya di dunia, dengan lebih dari 75% spesies karang dunia, lebih dari 1.320 spesies terumbu  karang, beserta 5 spesies penyu laut langka dan terancam punah.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.