Berita

Uni Eropa Memprotes Usulan Presiden Donald Trump “untuk Menukar Wilayah dengan Perdamaian” di Ukraina

Uni Eropa Memprotes Usulan Presiden Donald Trump “untuk Menukar Wilayah dengan Perdamaian” di Ukraina

(VOVWORLD) - Utusan Khusus Uni Eropa urusan PolitikLuar Negeri dan Keamanan, Kaja Kallas, pada tgl 11 Agustus menyatakan bahwa Rusia tetap belum setuju dengan gencatan senjata sepenuhnya dan tanpa syarat, oleh karena itu, Uni Eropa dan Ukraina tidak mendukung usulan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk menukar wilayah dengan perdamaian.

Pada sidang online antara para Menteri Luar Negeri (Menlu) Uni Eropa dan Ukraina setelah informasi tentang pertemuan mendatang antara Presiden Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin pada tgl 15 Agustus di Alaska, negara-negara Uni Eropa juga mengungkapkan sanksi-sanksi tambahan terhadap Rusia, bantuan keuangan dan bantuan militer yang lebih banyak bagi Ukraina.

Sementara itu, Presiden Ukraina, Zelensky menegaskan bahwa keputusan apa pun yang menentang warga Ukraina dan dikeluarkan tanpa partisipasi Ukraina akan menjadi keputusan-keputusan yang melawan perdamaian. Dia menyatakan semuanya memerlukan perdamaian yang sungguh-sungguh dan dihormati oleh semua orang.

Dalam satu perkembangan yang terkait, pada tgl 11 Agustus, Wakil Presiden AS, JD Vance memberitahukan bahwa negara ini sedang berupaya “menjadwalkan” satu pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan dua timpalannya dari Rusia dan Ukraina. 

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.