Berita

Vietnam Bisa Mainkan Peranan sebagai Pemimpin dalam Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Siber

Vietnam Bisa Mainkan Peranan sebagai Pemimpin dalam Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Siber

(VOVWORLD) - Vietnam dipilih sebagai tuan rumah Upacara penandatanganan Konvensi karena Vietnam selalu berperan proaktif dalam mencegah dan memberantas kejahatan siber, dan di masa depan, Vietnam dapat memainkan peran utama di bidang ini.

Demikian penilaian Profesor Carl Thayer dari Akademi Pertahanan Australia, Universitas New South Wales, menjelang upacara penandatanganan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Pemberantasan Kejahatan Siber, yang akan berlangsung pada 25-26 Oktober di Kota Hanoi.

Profesor Carl Thayer dari Akademi Pertahanan Australia, Universitas New South Wales. Foto: VNA

Menurut Profesor Carl Thayer, kejahatan siber saat ini merupakan salah satu ancaman terbesar yang dihadapi semua negara. Dalam konteks tersebut, dia menganggap bahwa lahirnya "Konvensi Hanoi" memiliki makna yang sangat penting. Ini merupakan konvensi PBB pertama dalam 20 tahun terakhir yang membahas isu transnasional.

Di samping itu, Profesor Carl Thayer juga menganggap bahwa peristiwa ini merupakan hasil dari kebijakan luar negeri multilateral Vietnam yang tepat, sehingga Vietnam perlu memanfaatkan peluang ini untuk memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan efektivitas dalam pencegahan dan pemberantasan kejahatan siber.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.