Berita

Vietnam Perhatikan dan Cemas Atas Kasus yang Terjadi di dalam Wilayah Perairan Pulau Thi Tu (Kepulauan Truong Sa)

Vietnam Perhatikan dan Cemas Atas Kasus yang Terjadi di dalam Wilayah Perairan Pulau Thi Tu (Kepulauan Truong Sa)

(VOVWORLD) - Juru Bicara Kemenlu Vietnam, Pham Thu Hang, menyatakan: Pertama-tama, kami ingin menegaskan bahwa Vietnam memiliki cukup dasar sejarah dan hukum untuk menegaskan kedaulatan yang sah dan jelas dari Vietnam atas Kepulauan Truong Sa, termasuk Pulau Thi Tu.

Pada Kamis sore (16 Oktober), dalam konferensi pers  Kementerian Luar Negeri Vietnam, ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai reaksi Vietnam terhadap kasus yang terjadi baru-baru ini di wilayah perairan pulau Thi Tu,  bagian dari Kepulauan Truong Sa (Spratly), antara kapal dinas Tiongkok dan kapal dinas Filipina, Juru Bicara Kemenlu Vietnam, Pham Thu Hang, menyatakan:  Pertama-tama, kami ingin menegaskan bahwa Vietnam memiliki cukup dasar sejarah dan hukum untuk menegaskan kedaulatan yang sah dan jelas dari Vietnam atas Kepulauan Truong Sa, termasuk Pulau Thi Tu.
Juru Bicara Kemenlu Vietnam, Pham Thu Hang (Foto: Kemenlu Vietnam)

Terkait kasus yang terjadi di wilayah perairan Pulau Thi Tu, Vietnam sangat prihatin atas informasi yang diumumkan secara terbuka oleh para pihak terkait: “Vietnam meminta semua pihak terkait supaya menghormati kedaulatan Vietnam atas Kepulauan Truong Sa, menahan diri dan bertindak secara bertanggung jawab, serta menghormati hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS 1982) dan semua ketentuan internasional lainnya yang terkait dengan keamanan dan keselamatan maritim, termasuk Peraturan tentang pencegahan  Tabrakan di Laut (COLREG) yang diberlakukan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO)”.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.