Berita

Warga Israel Memprotes, Komunitas Internasional Mengutuk Operasi Serangan terhadap Kota Gaza

Warga Israel Memprotes, Komunitas Internasional Mengutuk Operasi Serangan terhadap Kota Gaza

(VOVWORLD) - Pada tgl 16 September malam, ribuan orang Israel telah melakukan demonstrasi di luar Istana Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu di Yerusalem untuk memprotes serangan intanferi dengan skala besar dari tentara negara ini terhadap Kota Gaza.

Para demonstran mendesak Pemerintah Israel mendekati kesepakatan gencetan senjata dan tukar-menukar sandera dengan Pasukan Hamas.

Pada hari yang sama sekelompok organisasi hak asasi manusia di Israel menuduh bahwa peringatan tentara yang meminta warga Palestina harus evakuasi ke luar Kota Gaza merupakan tindakan ilegal dan bisa dikenakan hukuman jahatan perang.

Di segi internasional, Kementerian Luar Negeri Mesir memperingatkan bahwa seluruh kawasan Timur Tengah sedang berdiri di jurang  kekacauan yang baru akibat perilaku Israel.

Juga di Mesir, Raja Spanyol, Felipe VI menegaskan bahwa eskalasi baru dari Israel membuat Jalur Gaz mengalami krisis kemanusiaan yang tidak bisa diterima.

Dari Eropa, Utusan khusus Uni Eropa urusan hubungan luar negeri, Kaja Kallas mengumumkan bahwa Komisi Eropa pada tgl 17 September mengumumkan langkah-langkah untuk menimbulkan tekenan, memaksa Pemerintah Israel harus mengubah perilaku militer di Gaza.

Pada pihaknya, tanpa memedulikan gelombang mengutuk dan memprotes keras dari opini umum di dalam dan luar negeri, PM Israel, Benjamin Netanyahu pada  tgl 16 September malam terus mendesak tentara negara ini memperhebat evakuasi orang Palestina ke luar kota Gaza, untuk menyerang kota ini.

Di lapangan, serangan-serangan sengit Israel terhadap Kota Gaza pada tgl 16 September telah menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan orang.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.