Media

Lambang budaya Ondel-Ondel memenuhi jalan - jalan menjelang hari berdirinya Kota Jakarta

Lambang budaya Ondel-Ondel memenuhi jalan - jalan menjelang hari berdirinya Kota Jakarta

(VOVWORLD) - Ondel-ondel merupakan lambang budaya yang sudah berumur lama dari Kota Jakarta. Boneka-boneka besar yang bergerak di seluruh jalan-jalan dan diiringi dengan musik sudah lama telah menjadi santapan rohani yang beken bagi warga Betawi di Ibukota Jakarta. Untuk menuju ke peringatan ultah ke-492 hari berdirinya Ibukota Jakarta (22/6/1527 – 22/6/2019), desa kerajinan tradisional Al Fathir telah menyelenggarakan festival yang penuh warna-warni di jantungnya Ibukota.

Dengan tangan dari para tukang kerajinan yang berketrampilan, puluhan pasangan Ondel-ondel dari desa kerajinan tradisional Keramat bergerak melewati jalan-jalan di jantungnya Ibukota Jakarta. 
Ondel-ondel merupakan boneka-boneka yang dianyam dengan bambu, tingginya kira-kira 2,5 meter, ruang di dalamnya cukup untuk seorang masuk untuk mengemudikan-nya. 
 Muka Ondel-ondel dicat dengan dua warna utama ialah putih dan merah, rambutnya dibuat dari serat pohon sawi 
Wajah yang berwarna putih merupakan lambang ondel-ondel perempuan 
Wajah yang berwarna merah melambangkan laki-laki 
 Ondel-ondel berada sejak abad ke-16 dan orang suku Betawi percaya bahwa Ondel-ondel mengusir semua yang buruk dan melindungi kedamaian warga kota.
Begitulah alasan kenapa wajahnya kehilatan kasar seperti itu 
Ketika boneka-boneka ondel-ondel bergerak, maka akan diiringi tim musik yang meliputi instrument-instrumen musik tradisional. 
Ketika ada musik, ondel-ondel akan menari berputar-putar, berliuk-liuk dan bersinggungan
Ondel-ondel sering ditampilkan di jalan-jalan, dalam pesta-pesta, dalam pernikahan atau acara peringatan di Ibukota Jakarta.
 Warga Jakarta sangat bangga tentang ciri budaya tradisional ini. 

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.