Bahaya meledaknya ketegangan baru di Timur Tengah
(VOVWORLD) - Setelah memutuskan mengakui Jerusalem sebagai Ibukota Israel, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Senin (25/3) dengan resmi menyatakan mengakui kedaulatan Israel terhadap dataran tinggi Golan. Gerak-gerik Presiden Donald Trump tersebut sekali lagi membawa Presiden ini menjadi sentral di gelanggang politik internasional, ketika membalikkan politik AS terhadap kawasan ini yang pernah dipertahankan dalam waktu 50 tahun lebih ini. Gerak-gerik ini membangkitkan kecemasan mendalam di dunia, memperingatkan kemungkinan timbulnya akibat yang teramat berbahaya tentang politik, keamanan dan kaitannya tentang hukum internasional.










