Menarik diri dari JCPOA: Langkah petualangan AS
(VOVWORLD) - Sebelum batas waktu 4 hari, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Selasa sore (8 Mei), telah mengeluarkan keputusan yang pantas disayangkan yaitu menarik diri dari permufakatan nuklir yang bersejarah dengan Iran dan memulihkan sanksi-sanksi terhadap negara Islam ini. Keputusan yang dikeluarkan oleh Pemimpin Gedung Putih meski dibela untuk menjamin kepentingan AS, tetapi memperdalam lagi kontradiksi antara AS dan Uni Eropa, mengurangi kewibawaan AS di gelanggang internasional. Yang lebih penting ialah keputusan ini mungkin membuat kawasan Tinur Tengah terperangkap ke dalam krisis.










