Berita

25/08/2025

Rusia Tegaskan Prinsip “Keamanan Tidak Bisa Terpisah” dalam Isu Ukraina

(VOVWORLD) - Pada Minggu (24 Agustus), ketika berbicara di kanal NBC, Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia, Sergey Lavrov menekankan bahwa Rusia konsisten dengan prinsip "keamanan tidak bisa terpisah", menurut itu tidak ada negara yang bisa memperkokoh keamanannya dengan merugikan keamanan negara lain.

Rusia Tegaskan Prinsip “Keamanan Tidak Bisa Terpisah” dalam Isu Ukraina
24/08/2025

Membina Persahabatan di Bawah Atap Bersama ASEAN

(VOVWORLD) -Dalam rangka peringatan HUT ke-58 berdirinya ASEAN - Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (8 Agustus 1967 - 8 Agustus 2025), di ibu kota Vientiane, Laos, kemarin (23 Agustus), diselenggarakan acara "Hari Keluarga ASEAN 2025".

Membina Persahabatan di Bawah Atap Bersama ASEAN
24/08/2025

Rusia Menyatakan Berhasil Mencegat 160 UAV

(VOVWORLD) -Selama 24 jam ini, sistem pertahanan udara Rusia telah mencegat empat bom berpemandu yang dijatuhkan dari udara (bom berpemandu) dan 160 pesawat nirawak (UAV).

Rusia Menyatakan Berhasil Mencegat 160 UAV
24/08/2025

Vietnam Semakin Percaya Diri di Kancah Internasional

(VOVWORLD) - Demikian ditegaskan Profesor Carl Thayer, pakar penelitian soal Vietnam di Akademi Pertahanan Australia, Universitas New South Wales dalam interiu wartawan Kantor Berita Vietnam di Australia sehubungan dengan peringatan HUT ke-80 Hari Nasional Vietnam (2/9/1945-2/9/2025).

Vietnam Semakin Percaya Diri di Kancah Internasional
24/08/2025

RDRK Ujicobakan dengan Sukses Rudal Penangkis Udara yang Dibarui

(VOVWORLD) - Republik Demokratik Rakyat Korea (RDRK) baru saja mengujicobakan dengan sukses dua jenis rudal penangkis udara yang dipabrui akhir-akhir ini di bawah pengawasan langsung Pemimpin Kim Jong Un. Informasi tersebut diumumkan oleh Kantor Berita Sentral Korea (KCNA) pada tgl 24 Agustus.

RDRK Ujicobakan dengan Sukses Rudal Penangkis Udara yang Dibarui
24/08/2025

Presiden Zelensky Nyatakan Kesiapan Bertemu dengan Presiden Rusia di Semua Bentuk

(VOVWORLD) - Pernyataan tersebut diunggah oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky di medsos Telegram pada tgl 23 Agustus di konteks opini umum internasional terus memperhatikan prospek dialog langsung antara kedua pihak. Tetapi, Volodymyr Zelensky juga menuduh Rusia yang “dengan senjaga memperpanjang proses” tapi tidak menyampaikan bukti.

Presiden Zelensky Nyatakan  Kesiapan Bertemu dengan Presiden Rusia di Semua Bentuk